KMBali1.Com, Dompu – Misteri soal pembengkakan anggaran salah satu Bagian di Sekretariat Daerah Dompu yakni Bagian Kesra kian memanas. Ditengah bungkamnya sejumlah Pejabat terkait persoalan ini, Tim Media Kmbali1.Com kembali menemukan sejumlah data baru.
Data tersebut masuk ke meja redaksi Kamis, (9/4) Siang Kemarin. Berdasarkan laporan dari sumber yang dirahasiakan ini, tim menemukan adanya pembengkakan anggaran hibah seperti yang ditulis di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) sebesar Rp.2 Milliar, diduga membengkak menjadi total Rp.4,3 Milliar. Anggaran dana Hibah Pemda ini dikelola melalui pintu Bagian Kesra Setda Dompu.
Hal ini mengundang pertanyaan publik karena berdasarkan temuan baru dari tim investigasi KMBali1.Com dan sejumlah media lain tersebut praktis juga menaikkan Total alokasi Anggaran yang dikelola Bagian Kesra sepanjang Tahun 2026 ini.
Berdasarkan data Sirup, total Alokasi Anggaran yang dikelola Bagian Kesra Dompu adalah senilai Rp.4,99 Milliar. Anggaran tersebut sebagian besar disalurkan dalam bentuk Hibah yang terdiri dari Rp.1,2 Milliar untuk beasiswa, dan Belanja Hibah sebesar Rp.2,07 Milliar.
Namun berdasarkan data laporan terbaru yang masuk ke redaksi, Total dana Hibah tersebut diduga naik Menjadi Rp.4,3 Milliar. Sehingga publik menduga total Anggaran yang dikelola oleh Bagian Kesra Setda Dompu yang dipimpin oleh Pejabat Eselon III ini diperkirakan hampir mencapai Rp.7 Milliar.
Sejumlah spekulasi publik kian beredar, mempertanyakan komitmen Pemerintah Daerah dalam mengatur porsi anggaran APBD agar tepat sasaran demi menuju Dompu Maju yang dicita – citakan. Publik juga meragukan kepatuhan pemerintah Daerah terhadap Kebijakan Efisiensi yang digalakkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Namun, misteri ini tidak kunjung menemui titik terang, hal ini makin diperparah oleh diamnya sejumlah pejabat dari kejaran pertanyaan media yang ingin memperoleh kejelasan terkait Alokasi Anggaran tersebut.
Bahkan, hingga berita ini diturunkan, Sekda Dompu Chaerul Insan (Aji Mpera) yang beberapa waktu lalu berjanji kepada wartawan untuk membuka secara transparan data terkait Anggaran Jumbo yang dikelola Bagian Kesra, hingga hari ini belum memberikan kabar.
Diketahui, Anggaran Bagian Kesra yang diperkirakan hampir mencapai Rp.7 Milliar ini, jauh melampaui Alokasi Anggaran yang dikelola oleh OPD Teknis seperti, Dinas Sosial yang diperkirakan hanya kebagian Porsi sebesar Rp.396 Juta, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa yang kebagian porsi sebesar Rp.1,4 Milliar saja, serta sejumlah OPD lainnya.[KM02]

