Dompu, kmbali1.com—Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyapa masyarakat melalui rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah. Agenda itu berlangsung selama tiga hari, 1–3 Maret 2026. Kegiatan tersebut menyasar Kabupaten Dompu, Kota Bima, dan Kabupaten Bima.

Program tahunan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana menyerap aspirasi warga hingga tingkat desa.

Dalam angenda yang dijadwalkan, memasuki hari kedua, Senin (2/3/2026), rangkaian kegiatan dipusatkan di Kota Bima. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri memimpin Apel Siaga program Indonesia ASRI, NTB ASRI dan lestari berkelanjutan di Kantor Wali Kota setempat. Kegiatan tersebut dirangkaikan aksi penanaman pohon. 

Sebagai komitmen Pemprov NTB dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengampanyekan gerakan Indonesia ASRI, NTB ASRI dan lestari berkelanjutan.

Selain itu, Sidak Pasar Amahami, Harga Sembako Terkendali

Wagub yang akrab disapa Dinda mengawali agenda dengan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Amahami untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pertengahan Ramadan. Hasilnya, harga sembako secara umum masih relatif stabil dan pasokan dinilai aman, meski kawasan tersebut berpotensi mengalami tekanan inflasi.

“Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok masih dalam batas wajar dan stok tersedia. Kami ingin masyarakat tetap tenang karena pasokan terjaga hingga akhir Ramadan,” ujar Wagub Dinda.

Pemprov NTB, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan Perum Bulog serta instansi terkait guna mengantisipasi lonjakan harga dan gangguan distribusi. 

Berdasarkan pemantauan bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, harga beras medium tercatat Rp13.500/kg; daging sapi Rp120.000–Rp130.000/kg; daging ayam broiler sekitar Rp50.000/kg; cabai merah besar Rp40.000–Rp50.000/kg; cabai lokal Rp70.000/kg; cabai Lombok sekitar Rp100.000/kg; serta bawang merah Rp35.000/kg.

“Kami akan terus melakukan pemantauan rutin selama Ramadan demi menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat,” tegasnya.

Agenda kemudian bergeser ke sektor pendidikan melalui kunjungan ke SMK Negeri 3 Bima. Dari sana, rombongan melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Berdaya Ntobo serta KDKMP Melayu Asakota sebagai bagian penguatan ekonomi berbasis masyarakat dan pemberdayaan lokal.

Menjelang sore, Safari Ramadan dipusatkan di Masjid Agung Al Muwahhidin. Kegiatan diawali pembukaan Lentera Ramadan, penanaman kurma produktif, buka puasa bersama, hingga salat Magrib berjamaah yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Rangkaian Safari Ramadan ditutup pada Selasa (3/3) di Kabupaten Bima. Sejak subuh, agenda dimulai dengan salat berjamaah dan silaturahmi warga. Fokus diarahkan pada sektor kesehatan dan pendidikan, termasuk peninjauan penanganan stunting di Puskesmas Bolo serta kunjungan ke SLB Baiturrahman Sondosia.

Rombongan juga menyambangi Desa Berdaya Mbawa dan KDKMP Samili, dilanjutkan penanaman pohon di kawasan Masjid Besar Al-Hidayah Samili. Seluruh rangkaian ditutup dengan Safari Ramadan Pemprov NTB di Masjid Al-Hidayah Desa Talabiu.

Safari Ramadan ini melibatkan sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov NTB sebagai wujud pelayanan terpadu kepada masyarakat. Selain mempererat silaturahmi di bulan suci, kegiatan ini menjadi momentum evaluasi langsung program pembangunan sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. (Alon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *