Hu’u, KMBali1.Com – Kemeriahan Festival Lakey sungguh tak akan mampu jika hanya digambarkan dengan kata – kata. Kemegahannya membangkitkan rasa bangga bagi para putra daerah Nggahi Rawi Pahu yang menyaksikannya dengan mata kepala. Dari Siang pukul 14.00 wita hingga senja memerah, Jalan – jalan poros Dompu – Lakey penuh sesak oleh kendaraan para pengunjung yang dengan antusias ingin menyaksikan pagelaran budaya dan wisata ini secara langsung.

Ribuan tenda pengunjung menambah kemeriahan Festival Lakey. Para pengunjung seakan merasa setara dan akrab karena dapat saling berbagi langit malam dan deburan ombak Pantai Lakey yang kini menjadi Ikon kebanggan. Ruang-ruang kecil tercipta diantara penghuni tenda, tempat tawa, cerita, dan secangkir kopi larut bersama ombak.

Di antara jejeran tenda yang berwarna-warni, tak ada batas antara siapa yang datang dari jauh dan siapa yang lahir dari tanah ini. Semuanya melebur dalam suasana kekeluargaan yang tumbuh alami.

Di panggung utama, Asbab dari semua kemeriahan itu bermula, disana terdengar lantunan musik dan senandung beraroma etnik Nggahi Rawi Pahu. Disajikan dihadapan ribuan pasang mata para pengunjung, membayar lunas rasa penasaran mereka dari rumah.

Tidak hanya itu, malam ini, Festival Lakey juga memberi ruang kepada putra – putri rantau dari Provinsi tetangga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Flores, Sumba, Timor dan Alor (Flobamora) Dompu untuk mempersembahkan tarian Khasnya.

Irama khas tarian ini benar – benar menghipnotis para penonton untuk ikut pula menari. Bahkan Bupati Dompu bersama sejumlah pejabat pun ikut naik ke atas panggung untuk menari pula.

Mamun perlu dicatat, Kemeriahan dan kemegahan yang tersaji malam ini bukanlah puncak dari rangkaian Festival Lakey. Puncak festival ini baru akan disuguhkan 19  Juli 2025 Besok. Mulai dari Fun Bike, dilanjutkan dengan Ritual Tradisi Dompu dan Tarian Ou Balumba, disusul dengan pagelaran Fashion Show Busana Modern Etnik Muna Pa’a kebanggan masyarakat Dompu, hingga hadirnya artis penyanyi bergenre Hip Hop terkenal dari NTT Juan Reza.

Dan saat semua itu tersaji, Semoga Lakey akan menjelma bukan sekadar panggung, tapi menjadi jantung yang berdegup kencang membawa denyut kebudayaan dan semangat muda dalam satu irama. Ombak Laut akan menari liar menantang para peselancar Domestik dan Mancanegara.

Matahari akan menyapa lebih hangat, dan setiap sudut festival akan menjadi potret hidup tentang bagaimana Dompu menyulam masa depan dari benang-benang tradisi dan inovasi. Memanggil para wisatawan untuk menatap Sunset Pantai Lakey, Menyeruput kopinya lalu membawa kenangan indah yang tak terlupakan.[*]

*Penulis Adalah Pimred KMBali1.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *