
Dompu, kmbali1.com – Anggota DPRD Kabupaten Dompu dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Baharuddin HIR, SE., melaksanakan kegiatan reses tahap I tahun anggaran 2026 di daerah pemilihan (Dapil) III, Kecamatan Woja.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (31/3) di Lingkungan Mangge Maci, Kelurahan Simpasai itu disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Dalam agenda tersebut, Baharuddin turun langsung menyapa warga dan membuka ruang dialog guna menyerap berbagai aspirasi. Kehadirannya menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.
Sejumlah usulan prioritas dalam pertemuan itu. Warga menyampaikan kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, seperti saluran drainase, rabat gang, serta penyediaan sumur bor.
Salah satu warga, Salahudin, berharap agar usulan yang disampaikan dapat segera direalisasikan, terutama terkait kebutuhan dasar lingkungan.
“Untuk tahun ke depan, rehab drainase dan jalan lingkungan sangat kami harapkan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Erwinsyah, yang menyoroti pentingnya pengembangan sektor pertanian.
“Bor sumur dalam untuk lahan pertanian juga mesti diprioritaskan,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Baharuddin HIR menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat dalam pembahasan kebijakan dan anggaran daerah.
“Bagi saya, mendengar langsung suara masyarakat adalah prioritas. Ini menjadi dasar dalam memperjuangkan program pembangunan yang tepat sasaran,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh usulan akan dikaji dan diperjuangkan secara bertahap, dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.
Selain itu, terdapat pula usulan yang akan di realisasi tahun 2026 ini diantaranya pembangunan pagar kuburan di lingkungan Mangge Maci, rabat gang di wilayah Bali 2 dan pagar kuburan di Desa Riwo, hingga pembangunan jalan usaha tani (JUT).
Tak hanya itu, aspirasi pembangunan juga dari Desa Wawonduru dan beberapa titik lainnya. Secara keseluruhan, nilai usulan program yang bakal di realisasi pertengahan tahun ini diperkirakan Rp600 juta.
Sebelumnya, pada anggaran perubahan tahun 2025, Baharuddin juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp70 juta untuk pembangunan Masjid Al-Mutahirin dan Masjid Baitul Makmur di kelurahan Simpasai bagian dari komitmennya terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi sarana penyerapan aspirasi, tetapi juga memperkuat silaturahmi antara legislatif dan masyarakat. Melalui pendekatan dialogis, warga diberikan ruang terbuka untuk menyampaikan kebutuhan tanpa sekat.
Melalui kegiatan tersebut, Baharuddin HIR menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Dompu. (Alon)

