Jakarta, KMBali1.Com – Pemerintah saat ini tengah mengkaji sejumlah proyek strategis baru di sektor mineral dan batubara yang berpotensi masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia. Salah satunya adalah proyek yang diusulkan oleh PT Sumbawa Timur Mining dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.
Informasi tersebut tercantum dalam laporan resmi kinerja Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kemenko Ekonomi RI yang dirilis pada akhir September 2025. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah sedang membahas puluhan usulan proyek baru untuk dimasukkan ke dalam PSN.
Dalam rapat koordinasi pengusulan PSN subsektor mineral dan batubara yang dilaksanakan pada 22 September 2025, tercatat terdapat 53 usulan PSN baru. Rinciannya terdiri dari 26 proyek yang sudah memiliki rekomendasi menteri, 17 proyek yang belum memiliki rekomendasi, serta 10 proyek yang masih berada dalam tahap verifikasi dan evaluasi.
Dari hasil pembahasan rapat tersebut, pemerintah menyepakati bahwa usulan proyek milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara dapat dilanjutkan untuk masuk dalam daftar usulan PSN yang akan diajukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Proyek tersebut dinilai telah memiliki dokumen yang lengkap serta telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Usulan proyek dari perusahaan tambang tersebut masuk dalam kategori perubahan nomenklatur atau ruang lingkup pada PSN eksisting, sesuai dengan arahan Presiden dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Sementara itu, usulan proyek dari PT Sumbawa Timur Mining juga masuk dalam pembahasan pemerintah. Namun dalam laporan tersebut disebutkan bahwa usulan PSN perusahaan tersebut belum memperoleh rekomendasi dari Menteri ESDM. Selain itu, masih terdapat beberapa dokumen yang perlu dilengkapi, antara lain rencana pembiayaan PSN, kajian PSN, rencana aksi PSN, serta peta lokasi proyek.
Adam Rahadian membenarkan informasi tersebut namun belum bisa mengungkapkan perkembangannya melalui Media. “Terkait PSN belum bisa kami update banyak karena masih proses awal”, jawabnya singkat kepada KMBali1.Com Selasa, 27 Januari Lalu.
Disisi lain, Pemkab Dompu sebagai pemilik wilayah beroperasinya PT STM belum semapt dimintai tanggapan resminya hingga berita ini diturunkan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan telah mempresentasikan sejumlah usulan PSN, termasuk proyek di sektor mineral, kepada Presiden Selasa, 22 Juli 2025 lalu. Saat ini pemerintah melalui Kemenko Ekonomi masih terus berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) guna memproses penetapan proyek-proyek tersebut dalam perubahan regulasi terkait daftar PSN.
Dikatahui, Status PSN diberikan kepada proyek dengan nilai investasi besar dan dampak ekonomi jangka panjang, sehingga diharapkan mampu membuka lapangan kerja, mendorong hilirisasi industri, serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Penetapan proyek sebagai PSN dilakukan melalui keputusan Presiden dan menjadi bagian dari kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Jika PT Amman Mineral dan PT STM ditetapkan sebagai PSN, maka proyek tersebut akan memperoleh sejumlah dukungan dari pemerintah pusat, antara lain; Percepatan proses perizinan dan birokrasi, agar pembangunan proyek dapat berjalan lebih cepat, Prioritas dukungan kebijakan dan infrastruktur pendukung, termasuk akses terhadap fasilitas investasi, serta Pengawasan langsung pemerintah pusat untuk memastikan proyek berjalan sesuai target.
Laporan kinerja Kemenko Ekonomi RI ini mengisyaratkan bahwa pemerintah masih terus mengevaluasi dan menyeleksi berbagai usulan proyek strategis, termasuk proyek tambang yang diusulkan oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan PT Sumbawa Timur Mining, sebelum akhirnya diputuskan untuk dimasukkan secara resmi dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia.[KM02]

