
Foto Nuzulina Ilmiaty Kepala Sub Direktorat wilayah 2 Direktorat Sanitasi, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu, Moh. Syaukani, ST.
Jakarta — kmbali1.com — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 resmi digelar. Acara itu, berlangsung dua hari, (25-26 Februari 2026) di Gedung Balai Kartini, jln Gatot Subroto KV 37, Kuningan, Jakarta Selatan.
Rakornas bertajuk, “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI” itu salah satu strategis lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi pengelolaan sampah yang terpadu dan berkelanjutan di Indonesia.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan. Dihadiri jajaran pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Dalam Negeri, Menteri/Kepala BKKBN, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, para Sekretaris Daerah se-Indonesia, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dari berbagai daerah.
Dalam keynote speech-nya, Menteri Lingkungan Hidup mengungkapkan tantangan besar yang masih dihadapi nasional. Timbulan sampah Indonesia kini sekitar 141 ribu ton per hari. Namun baru sekitar 25 persen yang dikelola dengan baik.
Pemerintah menargetkan lonjakan signifikan hingga 65 persen pada 2026. Ia menegaskan, seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berstatus open dumping wajib dituntaskan paling lambat tahun 2026. Menurutnya, penyelesaian masalah sampah tidak cukup di hilir, melainkan harus dimulai dari hulu melalui edukasi dan penyebaran informasi yang masif kepada masyarakat.
Sejalan dengan itu, Menko Bidang Pangan dalam arahannya menekankan bahwa penanganan sampah merupakan perintah langsung Presiden yang harus segera dituntaskan. Seluruh kementerian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan diminta bergerak serentak agar target nasional tercapai, khususnya penyelesaian TPA open dumping pada Tahun Anggaran 2026.
Sebagai tindak lanjut Rakornas, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu, Moh. Syaukani, ST., menyerahkan proposal dari Bupati Dompu kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, khususnya Direktorat Sanitasi.
Proposal tersebut diterima langsung oleh R. Nuzulina Ilmiaty, Kepala Subdirektorat Wilayah II, didampingi Ir. Prasetyo, M.Eng., Direktur Sanitasi Kementerian PU.
“Proposal yang disampaikan memuat penguatan sistem sanitasi dan pengelolaan sampah daerah. Termasuk pengadaan sarana dan prasarana alat berat penunjang penataan serta pengelolaan sampah di TPA. Hal itu, merupakan bagian dari dukungan menuju Indonesia ASRI,” ujarnya. (Alon)

