Dompu, kmbali1.com-Bupati Dompu Bambang Firdaus melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Jala, Kecamatan Hu’u, Jumat (13/2/2026).

Pembangunan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Dompu dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat nelayan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang bertujuan mengangkat derajat nelayan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah melalui pengelolaan potensi kelautan berbasis ekonomi biru.

Dengan nilai investasi sebesar Rp22 miliar yang didukung Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Pembangunan ini dirancang sebagai pusat aktivitas nelayan yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Seperti cold storage, pabrik es, shelter pendaratan ikan, perbengkelan nelayan, hingga kantor pengelola.

Bupati Bambang Firdaus menegaskan pentingnya dukungan semua pihak dalam mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia juga meminta jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pemerintah desa untuk mengawasi pembangunan agar tidak terjadi hambatan di lapangan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan daya saing nelayan lokal, menjaga kelestarian sumber daya alam laut dan berharap Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi contoh pembangunan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu melalui Kepala Bidang Budidaya menyampaikan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Jala akan memberikan manfaat. Sekitar 300 keluarga nelayan, menciptakan lapangan kerja baru. Meningkatkan kualitas hasil tangkapan, serta membuka peluang wisata edukasi berbasis kelautan.

“Pengelolaan fasilitas, pentingnya pengelolaan fasilitas yang baik oleh Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) agar tidak terulang pengalaman fasilitas yang dibangun pemerintah terbengkalai. Peningkatan SDM, Kualitas SDM perlu ditingkatkan melalui pelatihan agar pengelolaan fasilitas berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir yang berkelanjutan. Juga menjadi percontohan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal di Kabupaten Dompu. (Alon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *