
Dompu, kmbali1.com–Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Sosial terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan kelompok rentan.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah melalui Program Pemberdayaan Sosial, yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dompu, Moh. Syaukani, ST, MT, pada Senin (8/9) mengungkapkan bahwa bantuan bagi Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sepanjang tahun 2025 ini telah terealisasi hingga 64 persen. Menurutnya, program ini bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan mendorong masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.
“Bantuan UEP dan KUBE diharapkan bisa menggerakkan roda ekonomi masyarakat kecil, memperkuat usaha yang sudah ada, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi keluarga penerima manfaat,” jelas Syaukani.
Selain itu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT untuk fakir miskin juga telah melalui tahap verifikasi dan validasi. Penyaluran dijadwalkan pada akhir September hingga awal Oktober mendatang. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban hidup masyarakat miskin yang masih terdampak kondisi ekonomi.
Dengan adanya program pemberdayaan sosial ini, pemerintah berharap dapat menciptakan kemandirian dan meningkatkan taraf hidup warga Dompu. “Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya sesaat tetapi juga berkelanjutan,” pungkas Syaukani.
Melalui langkah ini, Dinas Sosial Dompu berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat, memberikan solusi nyata, serta menjadi mitra dalam membangun kemandirian ekonomi lokal. (Alon)

