DOMPU, KMbali1.com – Polemik mengenai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak layak di Kabupaten Dompu akhirnya mendapat respon langsung dari orang nomor satu di Bumi Nggahi Rawi Pahu. Bupati Dompu menyatakan akan segera mengambil tindakan tegas terhadap pihak pengelola yang diduga “bermain” dengan porsi gizi anak-anak sekolah.

Awalnya, Bupati Dompu mengaku belum mengetahui bahwa ada persoalan menu MBG di wilayahnya, khususnya di Desa Matua dan Kelurahan Doro Tangga, telah menjadi sorotan hangat bahkan hingga ke tingkat nasional. Namun, setelah tim media KMbali1.com memberikan informasi dan data terkait keluhan warga, Bupati langsung memberikan respon cepat.

Bupati menyatakan tidak akan tinggal diam melihat adanya ketidaksesuaian di lapangan. Ia menegaskan akan segera memanggil Satuan Tugas (Satgas) MBG untuk dimintai penjelasan detail mengenai standar operasional dan distribusi menu yang diberikan kepada siswa.

Dalam keterangannya, Bupati menekankan bahwa suksesnya program MBG bukan sekadar menjalankan tugas administratif pemerintahan daerah, melainkan sebuah panggilan moral. Program ini merupakan agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk mencetak generasi emas melalui pemenuhan gizi yang tepat.

Bupati menegaskan tidak ingin ada pihak manapun, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang mencoba bermain curang atau memanipulasi porsi makanan yang seharusnya diterima anak-anak.

“Saya panggil dulu Satgas MBG untuk dimintai penjelasan. Ini adalah program Presiden yang harus kita kawal bersama. Saya punya panggilan moral untuk memastikan program ini sukses di Dompu,” tegas Bupati kepada tim media via pesan singkat Whatsapp Rabu, (4/3) Siang.

Langkah pemanggilan Satgas ini diharapkan menjadi pintu masuk evaluasi total terhadap transparansi anggaran dan standar gizi menu MBG di seluruh wilayah Kabupaten Dompu.[KM]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *