KMBali1.Com, Dompu – Upaya Pemerintah menjaga kestabilan harga BBM bersubsidi mulai terlihat tidak berdampak pada kestabilan harga bahan pokok kebutuhan masyarakat. Beberapa item bahan pokok terpantau mulai merangkak naik. Meski tidak begitu drastis, namun kenaikan harga ini terlihat memicu kekhawatiran warga khususnya di Kabupaten Dompu.
Setelah sebelumnya, diberitakan sejumlah bahan pokok memperlihatkan tanda – tanda kenaikan harga, seperti Beras, Air Minum isi ulang, dan Oli Kendaraan bermotor, kini beberapa bahan pokok lain juga terpantau mengalami kenaikan harga.
Baca: Harga Kebutuhan Naik Serentak, Warga Mulai Khawatir
Berdasarkan pantauan langsung KMBali1.Com, ditemukan Dua bahan pokok mengalami kenaikan. Madin (54 th) salah satu pemilik toko kelontong di Kecamatan Dompu menyebut harga Gula saat ini mengalami kenaikan dari yang semula berharga Rp.18.000 per Kilogram kini menjadi Rp.19.000 sampai Rp.20.000 per kilogramnya.
“Beberapa sudah naik bang, Gula naik dari Rp.18.000, sekarang sudah jadi Rp.20.000 per Kilogram”, ujar Madin menjawab pertanyaan Wartawan Sabtu, (10/5) lalu.
Tidak hanya itu, Umi Ratna (65 th), salah satu pedagang toko kelontong di kecamatan Woja, Senin, (11/5) Kemarin, mengakui adanya kenaikan harga yang cukup drastis terutama Minyak Goreng Merk Bimoli dari yang semula seharga Rp.24.000 per liter kini naik menjadi Rp.29.000 untuk kemasan 1 Liternya.
“Memang sudah naik dari tempat kami beli, disana sudah naik, saya juga terpaksa ikut naikkan”, tuturnya singkat.
Diperkirakan, lonjakan harga bahan pokok ini akan terus merembet pada naiknya harga kebutuhan lain seperti transportasi umum, biaya jasa, dan lain – lain.
Fenomena ini apabila tidak didukung dengan kemampuan daya beli masyarakat, maka diprediksi akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Meski demikian, Berdasarkan dokumen perencanaan RPJMD Kabupaten Dompu 2021-2026, proyeksi kemampuan daya beli masyarakat menunjukkan tren peningkatan. Angka tersebut diproyeksikan mencapai Rp15.000 pada akhir tahun ini.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dompu pada Maret 2026 mencapai 4,75 persen, dengan target ke depan berada di kisaran 5,3 hingga 6,3 persen.
Hingga berita ini diturunkan, KMBali1.Com masih terus memantau perkembangan harga terutama di kalangan masyarakat bawah.[KM02]

