
Dompu, kmbali1.com — Pembayaran listrik Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Dompu tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp3 miliar menuai sorotan. Pasalnya, angka tersebut dinilai tidak sebanding dengan beban tagihan riil yang dibayarkan setiap bulan.
Berdasarkan data yang dihimpun, rata-rata pembayaran listrik Setda Dompu berada di kisaran Rp231 juta per bulan. Jika dikalkulasikan selama 12 bulan, totalnya hanya sekitar Rp2,7 miliar. Lebih rendah dari angka yang telah dianggarkan.
Manajer ULP Dompu, Ririn Bhardiansyah, saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (17/4), membenarkan bahwa total tagihan listrik Setda tidak sampai Rp3 miliar per tahun.
“Kalau Rp231 juta per bulan dikalikan 12 bulan, memang tidak sampai Rp3 miliar per tahun,” ujarnya singkat.
Namun, ketika ditanya mengenai dasar penetapan anggaran Rp3 miliar tersebut, Ririn enggan memberikan penjelasan lebih jauh. Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas melakukan penagihan sesuai dengan pemakaian listrik pelanggan.
“Kami hanya menagih sesuai beban listrik yang digunakan,” tegasnya.
Di sisi lain, ketika ditanya sistem perhitungan beban listrik, khususnya untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di sekitar 98 titik lokasi. Titik-titik tersebut meliputi lampu jalan, traffic light, lampu taman, hingga fasilitas publik lainnya seperti pelabuhan dan makam.
Sebagian besar titik PJU tersebut diketahui. Dalam skema ini, tagihan listrik tidak dihitung berdasarkan meteran, melainkan mengacu pada estimasi daya terpasang yang disepakati.
Pola perhitungan tersebut tetap menyisakan pertanyaan. Terlebih, validasi terhadap titik-titik yang ditagihkan itu.
“Pemerintah itu pelanggan. Kalau merasa ada yang tidak sesuai, silakan ajukan pengecekan bersama,” kata Ririn.
Ia berjanji akan menyiapkan data dan aturan yang menjadi dasar penghitungan beban JPU.
“Nanti kami akan kirim data dan regulasinya dalam menghitung beban listrik tanpa meteran,” pungkasnya.
Regulasi, cara menghitung beban listrik tanpa meteran juga belum di kirim oleh manajer hingga berita ini dirilis. (Alon)

