Dompu, kmbali1.com – Komitmen menjaga kelestarian kawasan hutan terus diperkuat BKPH Wilayah VI melalui berbagai langkah pengawasan dan pencegahan di lapangan. Salah satunya dilakukan jajaran Resort Banggo Ncuni yang menggelar patroli kawasan, pemantauan tanaman hingga koordinasi bersama pemerintah desa dalam rangka mengantisipasi kerusakan hutan dan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Resort Banggo Ncuni, Syafrudin, SP bersama anggota resort tersebut dilaksanakan di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) KH Riwo RTK 43. Patroli dilakukan dengan menyusuri garis batas kawasan guna memastikan kondisi pal batas tetap aman, utuh dan tidak mengalami pergeseran.

Dalam pemeriksaan di lapangan, tim menemukan Pal Batas Nomor B.1229/HPT.1443 dalam kondisi sangat baik dan masih tertancap kokoh sesuai titik koordinat yang telah ditetapkan. Pengawasan ini dinilai penting sebagai langkah menjaga legalitas dan kejelasan batas kawasan hutan negara.

Selain patroli kawasan, petugas juga melakukan pemantauan perkembangan tanaman di lahan percontohan (demplot) BKPH Wilayah VI. Pemantauan dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal dan mendukung keberhasilan program rehabilitasi serta pengelolaan hutan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, jajaran Resort Banggo Ncuni turut memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Desa Nanga Tumpu guna menyatukan langkah dalam pengawasan kawasan. Pertemuan tersebut membahas upaya pencegahan perambahan hutan, penebangan liar hingga kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla yang mulai rawan terjadi seiring meningkatnya suhu dan memasuki musim kemarau.

Kepala BKPH Wilayah VI, Faruk, S.Hut., MM.Inov, menegaskan bahwa kegiatan patroli dan koordinasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan di wilayah Dompu.

“Pengawasan kawasan hutan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara petugas kehutanan, pemerintah desa dan masyarakat agar kawasan tetap terjaga dari perambahan maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Faruk.

Ia juga menekankan bahwa BKPH Wilayah VI terus mendorong seluruh resort untuk aktif melakukan patroli rutin, pemantauan tanaman serta edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kawasan hutan.

“Memasuki musim kemarau, kami juga meningkatkan kesiapsiagaan terhadap Karhutla. Pencegahan harus menjadi prioritas agar tidak terjadi kerusakan lingkungan yang lebih besar,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, tim turut melakukan pengambilan titik koordinat di setiap lokasi patroli serta mendokumentasikan seluruh aktivitas sebagai bahan laporan resmi dan evaluasi pengawasan kawasan.

Rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif tanpa hambatan berarti, sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen BKPH Wilayah VI dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Kabupaten Dompu. (Alon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *